“Menulis Berita itu Mudah”

Semarang | www.pa-banjarnegara.go.id

hermansyah

 “Sekali anda menulis berita dengan baik, maka seterusnya anda akan bisa menulis yang baik pula,” ujar Hermansyah, SHI ketika memberikan materi dihadapan operator website Pengadilan Agama se-Jawa Tengah di Hotel Patra Jasa Semarang (02/10/2013).

Sumber berita bisa berasal dari kegiatan rutin/terjadwal maupun  kegiatan tidak rutin/tidak terjadwal

Terdapat 3 proses penting yang dilakukan ketika menulis berita, yaitu mengumpulkan, mengolah dan menyajikan.

Proses mengumpulkan materi merupakan proses sangat menentukan. Solusi cerdas adalah membuat list pertanyaan yang mengandung unsur 5W 1H (who, what, where, when, why, how).

web222

“Perhatikan gambar dilayar, kemudian silahkan buatlah list pertanyaan sebanyak-banyaknya,” tegas Hermansyah kepada peserta, dengan menunjuk gambar seorang wanita muda berjilbab dengan warna merah keunguan. Dan jika diperhatikan wanita tersebut sedang bermuram durja.

“Dari list pertanyaan yang ada, maka kita bisa membuat deskripsi. Diawali judul yang menarik dan usahakan tidak melebihi 10 kata. Kemudian diteruskan membuat taiching (ringkasan isi berita), lead atau teras berita yang berfungsi sebagai pedoman dalam menulis berita, “ujar Hermansyah.

Hermansyah menerangkan bahwa menulis yang baik adalah jelas, ringkas dan padat, serta padu. Yang dimaksud padu adalah tulisan merupakan satu kesatuan yang utuh.