Kunjungan Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Mahkamah Agung RI ke PA Banjarnegara

11953325_876027492488442_3757651104557313635_o

Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia, DR. H. Hasbi Hasan, MH. mengatakan, siapa yang menguasai teknologi informasi maka dia akan menguasai dunia. Hal tersebut dikemukakan dalam kunjungannya ke Pengadilan Agama Banjarnegara pada hari Kamis tanggal 27 Agustus  2015.

Sebelum melakukan pembinaan, Direktur dan rombongan berkesempatan melihat secara langsung Aplikasi SIADPA yang telah diterapkan di Pengadilan Agama Banjarnegara. Bahkan, beliau mencoba secara langsung Aplikasi penerapan arsip dan pembuatan Akta Cerai yang dilakukan secara digital.DSC_8800

Rombongan yang terdiri dari 6 orang dipimpin langsung oleh Direktur pembinaan Administrasi Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia, dengan diantar oleh Wakil Sekretaris PTA Semarang, Drs.H. Arif Hidayat SH. Sesampainya di PA Banjarnegara, tim langsung melihat serta mempraktikkan langsung sebagian Aplikasi SIADPA serta Aplikasi Pendukungnya yang terdiri dari 30 Aplikasi dengan didampingi oleh Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara Drs. H. Malik Ibrahim SH. MH. dan Drs. Khotibul Umam dari Tim IT Pengadilan Agama Banjarnegara.

Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara Drs. H. Malik Ibrahim SH. MH, dalam pertemuan dengan Direktur memaparkan kondisi dan memperkenalkan semua pegawai di Pengadilan Agama Banjarnegara, yang merupakan aset penting yang siap mendukung semua aplikasi yang ada, termasuk kendala-kendala yang dihadapi oleh Pengadilan Agama Banjarnegara saat ini.DSC_8817

Acara dilanjutkan dengan presentasi Aplikasi SIADPA dan pendukungnya yang disampaikan langsung oleh Drs. Khotibul Umam. Beliau mengatakan, Aplikasi yang diterapkan di Pengadilan Agama Banjarnegara berjumlah tidak kurang dari 30 item yang kesemuanya saling berkaitan.

Aplikasi yang telah dibuat sesuai Standart Operating Procedures (SOP), mampu mempersingkat aktifitas kegiatan dari yang semula beberapa hari dalam memberi pelayanan, kini hanya beberapa jam saja. Dan semua kegiatan yang ada dalam Aplikasi tersebut untuk dapat mengontrolnya telah dilengkapi dengan validasi yang berguna bagi pimpinan untuk melakukan pembinaan. Tandasnya dalam kesempatan tersebut.

Setelah presentasi dianggap cukup acara dilanjutkan dengan pembinaan yang disampaikan oleh Direktur Pembinaan Administrasi. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan ada tiga hal penting yang harus dimiliki oleh kita didalam menekuni suatu pekerjaan agar dapat meraih hal secara maksimal. Tiga hal tersebut adalah:

Pertama : Knowledge/Pengetahuan, yakni sesuatu yang diketahui langsung dari pengalaman, berdasarkan panca indra, dan diolah oleh akal budi secara spontan. Hal ini  sangat penting, mengingat ilmu pengegauan semakin berkembang, termasuk SIADPA yang kita punyai selama ini adalah diumpamakan rumah namun rumah tersebut masih, dan untuk yang akan datang kita akan membuat rumah yang lebih besar. Sehingga, aplikasi-aplikasi yang akan dapat tertampung dan hal ini perlu adanya ilmu pengetahuan.

Kunjungan Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Mahkamah Agung Ri Ke Pa. Banjarnegara

Kedua : Skill, semua manusia butuh bekerja. dan bekerja pastilah memerlukan lapangan kerja, entah itu usaha sendiri maupun sebagai pegawai atau karyawan perusahaan. Apapun jenis pekerjaan itu, semuanya memerlukan skill atau keahlian khusus, termasuk kita di Pengadilan Agama.

Ketiga :  Attitude adalah sikap, tingkah laku atau perilaku seseorang dalam berinteraksi ataupun berkomunikasi dengan sesama manusia. Attitude itu sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang yang bersikap sopan santun, belum tentu memiliki attitude yang bagus. Sebaliknya, seseorang yang memiliki atttitude tinggi, belum tentu juga memiliki sikap sopan santun. Jadi, diperlukan sikap keseimbangan antara attitude dan sopan santun agar kita bisa menjadi orang yang bermoral baik.

Dengan memiliki 3 modal tersebut kita akan mampu melakukan pekerjaan secara baik dan profesional. Direktur juga mengharapkan, agar kita selalu melakukan inovasi-inovasi yang dapat menunjang sempurnanya pelayanan kepada masyarakat.

Tepat pukul 12.30 WIB, acara pembinaan diakhiri. Direktur beserta rombongan akan bertolak menuju Kudus untuk melanjutkan pembinaan berikutnya. (lap.Arief)