SOSIALISASI PELAYANAN TERPADU SIDANG ITBAT NIKAH DALAM RANGAKA PENERBITAN BUKU NIKAH DAN AKTA KELAHIRAN

top

dari kiri : Kabag Kesra (Wahyono), Dindukcapil (Prastyo), Kepala KUA (Ali Musthofa), Asisten Bidang Pembangunan dan Kesra (Awang AW), Ketua Pengadilan Agama (Malik Ibrahim), dan Hakim PA (Nur Amin)

Banjarnegara | 28 Oktober 2016

Bertempat di Ruang Bhakti Praja Setda Kabupaten Banjarnegara pada hari Senin, 25 Oktober 2016, para Camat, Kepala KUA dan Kepala Keluarahan / Desa se Kabupaten Banjarnegara berkumpul guna mengikuti sosialisasi Pelayanan Terpadu sidang Istbat Nikah yang melibatkan Pengadilan Agama, Kementerian Agama dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Bagian Kesra setda Kabupaten Banjarnegara.

asisten

Tepat pukul 09.30 WIB acara dimulai dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara yang diwakili Bapak Awang A. W., Asisten Bupati Banjarnegara Bidang Pembangunan dan Kesra. Dalam sambutannya, beliau menyatakan bahwa pelaksanaan itsbat nikah bertujuan untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan guna memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap penentuan status pribadi dan status hukum atas setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami penduduk.

Adalah Nur Amin (Hakim Pengadilan Agama Banjarnegara), Ali Mustofa (Kepala KUA Kecamatan Banjarnegara) dan Prasetyo (Dindukcapil Banjarnegara) secara bergantian menympaikan materi sosialisasi yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

audiences

Dalam kesempatan yang sama Kabag Kesra Kabupaten Banjarnegara, Wahyono, menyampaikan bahwa pendaftaran perkara dimulai tanggal 27 Oktober 2016 sampai tanggal 2 Nopember 2016. Oleh karena itu, diharapkan para Camat, Kepala KUA dan Kepala Kelurahan / Desa untuk benar-benar bekerja memberitahukan kepada warga masyarakat di wilayahnya masing-masing agar warga yang memiliki permasalahan kependudukan dapat mengikuti program pelayanan terpadu ini. Selanjutnya pelayanan terpadu ini akan dilaksanakan pada hari Kamis, 24 Nopember 2016. Di tempat acara akan dihias selayaknya tempat prosesi perkawinan yang ada janur kuningnya serta alunan musik campur sari dan gamelan serta foto pengantin di pelaminan.