Peningkatan Kemampuan SDM SAKPA Dan SIMAK BMN 4 Lingkungan Peradilan Se-Jawa Tengah


Acara dibuka oleh Panitera / Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Semarang Drs. Djuhrianto Arifin, SH, MH dengan Narasumber dari Kanwil Dirjend Perbendaharaan Semarang dan Drs. H. Arifin Syamsurijal, SH sebagai moderator.

plaza2

Peserta dengan seksama memperhatikann penjelasan materi

Dalam sambutannya Djuhrianto Arifin mengingatkan kembali bahwa laporan yang dibuat oleh tiap satker harus benar ? benar valid. ? Laporan yang tidak valid dan tidak tepat waktu itu sama dengan laporan yang percuma alias sama saja dengan tidak membuat laporan, sebab laporan yang salah, dan tidak tepat waktu akan membawa kesalahan yang berlanjut sampai tingkat Mahkamah Agung RI.? Djuhrianto Arifin juga berpesan bahwa saat ini dalam merencanakan anggaran harus matang dan tidak asal ? asalan, jika dalam perencanaan tidak matang hal ini akan menyebabkan penyerapan anggaran tidak akan maksimal, ? Kedepan pintu revisi DIPA hampir tertutup sehingga tidak boleh lagi merencanakan anggaran dengan asal ? asalan. ?, demikian ungkapnya

Saat ini Mahkamah Agung sedang berupaya keras memaksimalkan kinerja dengan meningkatkan kemampuan SDM di tiap ? tiap satker melalui koordinator wilayah masing ? masing sehingga nantinya dapat menghasilkan laporan yang valid dan tepat waktu.

plaza3

Peserta mengumpulkan naskah-naskah kepada Pantia

Dalam acara tersebut juga dilakukan pendampingan dalam pelaporan SAKPA dan SIMAK BMN serta rekonsiliasi tingkat wilayah untuk kedua aplikasi tersebut. Di samping rekonsiliasi juga dilakukan penyempurnaan data di tiap satker. Untuk kelengkapan data sub bagian keuangan yang dikumpulkan adalah : Berita Acara Rekonsiliasi dengan KPPN setempat, Berita Acara Akurasi Data, Daftar Rekening Bendahara Pengeluaran dan Penerimaan, Laporan Keuangan Perkara, Bukti Pengembalian Sisa Uang Persediaan (UP), fotokopi lembar terakhir Buku Induk Perkara dan Buku Kas Umum, Surat Konfirmasi temuan BPK dari KPPN bahwa tidak ada lagi saldo plus atau minus dalam kas bendahara, DIPA dan POK 2010 dan 2011, Register Penutupan Kas Bendahara Pengeluaran dan Penerimaan dan Laporan Keuangan (LK). Untuk kelengkapan data sub bagian umum yang dikumpulkan adalah : Berita Acara Rekonsiliasi dengan KPKNL, Berita Acara Rekonsiliasi Internal, Laporan Persediaan per 31 Desember 2010, Neraca SIMAK-BMN, Berita Acara Opname Fisik BMN, Daftar Aset Tetap tiap satker dan CAL-BMN.

Selama pendampingan tersebut dilakukan koreksi terhadap laporan-laporan Akrual pada tiap-tiap satker, sehingga Laporan SAKPA dan SIMA BMN dapat benar-benar valid dan sesuai dengan basis akrual. (Aksyai)