ADMINISTRASI YUSTISIAL

Mudjtahidin mengungkapkan hal tersebut berkaitan dengan diadakannya Diklat Di Tempat Kerja yang bertempat di aula PTA Semarang pada pagi hingga pukul 14.30 WIB siang ini. Sebanyak 24 Hakim Tinggi dan 15 orang Panitera Pengganti mengikuti kegiatan tersebut. Tema yang dibahas pada hari ini adalah pola ketiga dari Pola Bindalmin, yakni Pola Tentang Keuangan Perkara

2

Para Hakim Tinggi sebagai peserta DDTK

Sebagaimana petunjuk Ketua PTA Semarang yang diungkapkan Mudjtahidin bahwa Pengadilan Tinggi Agama merupakan kawal depan Mahkamah Agung yang mempunyai kewajiban yang penuh dalam memberikan pembinaan dan pengawasan Pengadilan Agama di wilayah hukumnya. Untuk keperluan tersebut maka diperlukan suatu kesepahaman sehingga saat melakukan pengawasan dan pembinaan memiliki satu persepsi. Juga sudah ditindaklanjuti dengan rapat-rapat pleno yang memutuskan untuk membuat satu pedoman untuk setiap aparat di masing-masing satker.

3

Pejabat Kepaniteraan PTA Semarang sebagai peserta DDTK

Kegiatan pada pagi hingga menjelang sore hari ini adalah praktek pengisian buku-buku administrasi keuangan perkara (Buku Bantu, Buku Jurnal, Buku Induk Keuangan Perkara) serta pembuatan Surat Penetapan Penunjukan Majelis Hakim, Penunjukan Panitera Pengganti, Penetapan Hari Sidang dan Relaas berdasarkan berkas perkara serta pernak pernik yang menyertainya.

Baik Hakim Tinggi maupun Panitera Pengganti sangat bersemangat mengikuti kegiatan pada hari ini sehingga nampak diskusi sangat ?hidup?. Walaupun sempat terjadi gesekan-gesekan adu argumentasi namun gesekan-gesekan tersebut semakin membuat ?beras menjadi semakin lebih putih?. (f&n)