Simbiosis Mutualisma

Dalam upaya  menyampaikan informasi serta program-program pemerintah Daerah Kabupaten Banjarnegara dan memunculkan budaya sekaligus hiburan bagi masyarakat Banjarnegara dan sekitarnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bekerja sama dengan LPPL (Lembaga Penyiaran Publik Lokal) Suara Banjarnegara menyelenggarakan acara yang cukup menarik yakni Bahana Informasi Budaya dan Hiburan.

Acara tersebut dikemas dalam bentuk obrolan Banyumasan yang terkesan santai namun cukup terarah . Dengan dipandu oleh Mas Sutrisno sang penyiar handal dari LPPL  Suara Banjarnegarara acara ini dapat semakin hidup, masyarakat seakan terbius sehingga semakin berat untuk meninggalkan acara yang satu ini;

Acara ini diisi oleh dinas-dinas maupun instansi-instansi yang ada di Kabupaten Banjarnegara dengan mengambil topik pembahasan yang sangat bervariatif. Pengadilan Agama Banjarnegara adalah salah satu instansi yang diberi kesempatan untuk mengisi acara tersebut. Dalam durasi waktu selama kurang lebih satu jam acara tersebut dilaksanakan secara live sehingga masyarakat dapat langsung berpartispasi untuk menanggapi maupun bertanya permasalahan-permasalahan yang dihadapi khususnya yang berkaitan dengan tema yang sedang dibicarakan.

Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara Drs. H. Malik Ibrahim SH. MH. merespons acara ini secara positif, dengan acara ini diharapkan masyarakat Kabupaten Banjarnegara semakin dapat mengetahui hukum, khususnya hukum positif yang berlaku di Indonesia dan Pengadilan  Agama merasa terbantu  dapat menyampaikan kewenangan serta seluk beluk Pengadilan Agama khususnya Pengadilan Agama Banjarnegara pasca perubahan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 yakni Undang-undang Nomor 3 Tahun 2006 dan perubahan kedua dengan Undang-undang Nomor 50 Tahun 2009;

Dalam dua kali mengudara yang dijadikan Nara Sumber dalam acara ini yang pertama Drs. H. Tahrir namun karena beliau  mutasi ke Pengadilan Agama Wonosobo diganti oleh Drs. H. Darmudji SH. MH. dengan didampingi oleh Drs. H. Shoffan Sudjadi HS dan Drs. H. Arif Mustaqim MH. Dalam putaran pertama disampaikan hal-hal yang berkaitan dengan kedudukan serta kewenangan Pengadilan Agama serta besarnya panjar biaya perkara jika akan berperkara di Pengadilan Agama. Sedang dalam putaran yang kedua materi yang disajikan sudah semakin spesifik yakni menyangkut Dispensasi Nikah, Ijin Kawin dan Wali Adhol.

Respon masyarakat cukup bagus, hal ini ditandai dengan banyaknya SMS yang masuk yang ingin menanyakan berkaitan dengan topik tersebut. Drs. H. Malik Ibrahim SH. MH selaku Ketua Pengadilan Agama juga berharap mudah-mudahan acara ini dapat berlanjut sehingga kesadaran hukum masyarakat semakin tumbuh dan semakin terjalin kerjasama saling menguntungkan antara Pengadilan Agama Banjarnegara dengan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara atau Simbiosis Mutualisma  (laporan arief)