Evaluasi Dan Rapat Kerja Pengadilan Agama Banjarnegara

Human relations sebagai inti sari terciptanya hubungan yang harmonis yang dilakukan pimpinan dapat digunakan untuk meningkatkan daya kinerja karyawan dengan cara membangkitkan semangat kerja karyawan.

Melalui penerapan human relations yang baik dari pimpinan, maka dapat mendorong karyawannya untuk bekerja lebih giat, mempunyai semangat kerja dan komunikasi yang baik antara pimpinan dan karyawan dengan harapan kedepan akan lebih baik. Itulah intisari dari maksud rapat koordinasi yang dilaksanakan secara rutin antara pimpinan dan karyawan di Pengadilan Agama Banjarnegara. Hal itu disampaikan oleh Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara Drs. H. Malik Ibrahim SH. MH dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 16 Januari 2015.

Rapat koordinasi yang diikuti oleh semua karyawan Pengadilan Agama Banjarnegara mulai dari Wakil Ketua, para hakim, pejabat fungsional maupun struktural berlangsung cukup hikmat, namun tidak terkesan kaku maupun monoton. Hal ini tidak lain karena gaya memimpin rapat yang dilakukan oleh Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara yang selalu diselipkan humoran-humoran segar namun terarah.

Dalam rapat tersebut disamping disampaikan hasil pembinaan dari KPTA Semarang juga sebagai sarana evaluasi kerja selama tahun 2014.

RAPAT PENGADILAN AGAMA

Beberapa hal penting yang disampaikan oleh KPTA Semarang dalam pembinaannya antara lain adalah hakim harus lebih berhati-hati dalam memeriksa perkara. Utamakan rasa keadilan yang ada di dalam masyarakat, namun jangan terlalu jauh menyimpang dari aturan-aturan yang telah ditetapkan didalam undang-undang. Ide ini sejalan dengan konsep hukum progresif yang dicetuskan oleh Prof. Satjipto Raharjo, komentar Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara.

Berkaitan dengan evaluasi kerja selama tahun 2014, evaluasi pertama disampaikan oleh Panitera Pengadilan Agama Banjarnegara, Nahdul Bunyani SH dalam evaluasinya beliau menyampaikan berkaitan dengan perkara prodeo yang sekarang ini hanya meliputi Panggilan untuk Penggugat dan Tergugat, Pemberitahuan serta Meterai sedang untuk Redaksi sekarang ditiadakan.

Lebih lanjut, Pansek juga mengingatkan agar lebih teliti di dalam pengolahan data Akta Cerai. Harus dicermati betul tentang identitas dari para pihak agar jangan terjadi kesalahan. Sesuaikan dengan Buku Kutipan Akta Nikah yang merupakan acuan dalam pembuatannya.

Berikutnya, evaluasi disampaikan oleh Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara. Drs. H. Malik Ibrahim SH. MH mengawali evalusinya dengan mengutip potongan hadist Nabi bahwa “orang yang beruntung adalah orang yang hari ini lebih baik daripada hari kemarin”. Beliau mengomentari, dengan baiknya pekerjaan kita maka hasil yang kita peroleh untuk kita dan keluarga kita akan lebih berkah.

RAPAT KORDINASI PENGADILAN AGAMA BANJARNEGARA

Lebih lanjut, beliau menyampaikan hasil monitoring perkara masuk yang diterima oleh masing-masing Ketua Majelis. Perkara yang diputus serta yang telah diminutasi bahkan diharapkan sudah diupload dalam direktori putusan.

Ke depan, diharapkan setiap bulan masing-masing Ketua majelis dapat melaporkan keadaan perkara yang ditangani sehingga dapat terpantau dan pada 6 bulan yang akan datang dilaksanakan monitoring secara menyeluruh. Dan apabila dapat terpantau setiap bulannya maka akan lebih mudah untuk mengevaluasi hambatan-hambatan yang mungkin terjadi, sekaligus dapat dijadikan sebagai bahan penilaian bagi pimpinan dalam memberikan skor di akhir tahun berkaitan dengan kinerjanya.

Terakhir, evaluasi disampaikan oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara Drs. H. Darmudji SH. MH. Beliau menyampaikan pentingnya pembenahan arsip perkara agar lebih diperhatikan, jangan sampai ada berkas yang tercecer atau bahkan sampai hilang. Dengan pengelolaan arsip yang baik dan tertata maka berkas-berkas yang ada akan mudah dicari serta dikontrol bilamana terjadi kekurangan.

Evaluasi diakhiri dengan tanya jawab, saran dan pendapat ataupun usulan dari karyawan dan karyawati Pengadilan Agama Banjarnegara secara bergantian, yang intinya sangat mendukung serta mengapresiasi rencana semua kebijaksanaan yang akan dilakukan oleh pimpinan.

Teruslah semangat dalam berkarya. Semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin.  (Arief).