Eksekusi Prodeo Berjalan Lancar

Eksekusi adalah tindakan hukum yang dilakukan oleh pengadilan kepada pihak yang kalah dalam suatu perkara. Merupakan aturan tata cara lanjutan dari proses pemeriksaan yang berkesinambungan dari keseluruhan proses hukum acara perdata, sehingga merupakan rangkaian dari proses persidangan. Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara, Drs. H. Malik Ibrahim SH. MH, dalam pertemuan dengan Tim Eksekusi yang dipimpin oleh Panitera Sekretaris PA Banjarnegara H. Nahdul Bunyani SH, Kamis kemarin.

3 SITA EKSEKUSI

Menjelang pelaksanaan eksekusi perkara harta bersama, H. Nahdul Bunyani SH, selaku penanggung jawab eksekusi melaporkan kesiapan tim untuk pelaksanaan eksekusi pada hari Jum’a, tanggal 28 Agustus 2015;

Perlu diketahui, Pengadilan Agama Banjarnegara telah menangani perkara perceraian yang dikumulasikan dengan pembagian harta bersama. Namun, perkara tersebut diajukan secara prodeo. Setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap, Pemohon yang kebetulan orang tidak mampu mengajukan permohonan eksekusi ke Pengadilan Agama Banjarnegara secara prodeo pula. H. Nahdul Bunyani S.H, ketika diminta komentarnya mengatakan eksekusi ini sebagai kenangan terakhir sebelum memasuki masa purna tugas.

6 SITA EKSEKUSI

Sebagaimana diketahui, Pansek yang berpenampilan tenang ini akan memasuki masa purna tugas pada tanggal 1 September 2015 setelah mengabdi di PA Banjarnegara selama 6 tahun.

Eksekusi yang dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 28 Agustus ini berjalan lancar. Ada 2 obyek yang terletak di dua Desa yang berbeda yakni Desa Purwanegara dan Kalipelus yang terdapat di Kecamatan Purwanegara.

Tim pertama kali mendatangi Desa Purwanegara yang diterima langsung oleh Sekdes Desa Purwanegara. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan siap mendukung sepenuhnya eksekusi tersebut bahkan siap untuk mendampingi sampai di lokasi eksekusi.

Eksekusi dimulai dengan perdamaian antara kedua belah pihak yang didampingi kuasa hukumnya masing-masing. Dengan didampingi oleh Kapolsek Purwanegara, Pansek memberikan beberapa alternatif penyelesaian yang mungkin dapat ditempuh secara damai. Namun, kedua belah pihak tidak menemui titik temu sehingga eksekusi tetap dilaksanakan dengan jalan meletakkan sita eksekusi terhadap dua obyek sengketa terlebih dahulu. Hal ini dilakukan karena obyek sengketa belum diletakkan sita jaminan.

1 SITA EKSEKUSI

Selanjutnya, dengan dibantu oleh Juru Sita Pengadilan Agama Banjarnegara, Mukhlis SH dan Sugeng Sujianto SH, serta disaksikan oleh Kapolsek dan beberapa personil dari Polsek Purwanegara mengeksekusi bangunan rumah yang berada dilantai dua rumah milik Termohon eksekusi yang sebelumnya dilakukan pengukuran. Untuk menjaga azas manfaat Juru Sita melakukan eksekusi dengan cara menyemprotkan cat persis ditengah bangunan tersebut.

Setelah dibagi dua, tibalah saat untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan kanan dan siapa yang berhak mendapatkan bagian kiri. Untuk lebih adilnya dengan disepakati oleh kedua belah pihak, H. Nahdul Bunyani SH. menentukannya dengan menggunakan undian.

Setelah eksekusi di Desa Purwanegara selesai dilaksanakan, Tim berpindah ke Desa Kalipelus yang diterima langsung oleh Kepala Desa Sudjarwo, sebagaimana di Desa Purwanegara. Kepala Desa Kalipelus siap untuk membantu eksekusi yang dilaksanakan Pengadilan Agama Banjarnegara bahkan siap untuk mendampingi sampai acara usai.

4 SITA EKSEKUSI

Obyek kedua yang terletak di Desa Kalipelus adalah sebidang tanah pekarangan seluas 600 m2. Juru Sita dengan dibantu perangkat desa mengukur luas tanah tersebut. Setelah pengukuran selesai selanjutnya dibagi dua dengan cara memancang empat patok disisi kanan kirinya dan selanjutnya dibagi dua. Dengan memancang patok persis ditengah, dan setelah dibagi dua Pansek selanjutnya melakukan undian untuk memilih diantara dua bagian yang telah telah dibagi oleh juru sita Pengadilan Agama Banjarnegara.

2 SITA EKSEKUSI

Selama berlangsungnya eksekusi, Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara, Drs. H. Malik Ibrahim SH. MH, memantau dari jauh, dan Tim juga selalu melaporkan setiap peristiwa yang terjadi di lapangan.

Setelah eksekusi dilaksanakan, Tim langsung melaporkan ke Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara. Dalam sambutannya, beliau berterima kasih dan mengapreasiasi atas apa yang telah dilakukan oleh Tim Eksekusi. (lap Arief).