Rumusan Hasil Dikusi dan Laporan Hasil Pelatihan di Semarang

RUMUSAN HASIL DISKUSI

Dan Laporan Hasil Pelatihan di Semarang (Faizin & Soemantri)

HAKIM PA. BANJARNEGARA

{gallery width=150 height=150}diskusi25102011{/gallery}

Banjarnegara | www.pa-banjarnegara.go.id (25/10/2011)

Selasa, 25 Oktober 2011 pukul 08:00 di ruang Wakil Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara diadakan diskusi. Diskusi dipimpin oleh Wakil Ketua PA Banjarnegara Drs. H. Ahmad Munthohar,SH. MH. dan diikuti oleh Hakim PA Banjarnegara. Diskusi ini merupakan tindak lanjut dari Workshop Teknis Yustisial dan Mediasi Bagi Hakim Pengadilan Agama se-Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Semarang yang diikuti oleh Drs. H. Moh. Faizin, SH, MH dan Drs. Moch Somantri, SH.

Berikut ini  rumusan hasil diskusi tersebut :


1. Redaksi Wakalah Ikrar yang memenuhi UU. + Hk. Islam

Pasal 70 ayat (4) UU. No. 7/1989 tentang PA. ?...  atau wakilnya yang diberi kuasa khusus dalam akta otentik untuk mengucapkan ikrar talak,...?

              - Wakalah Ikrar talak tetap menggunakan Surat Kuasa otentik yang dibuat oleh Notaris atau Panitera Pengadilan agama

2. Panggilan Ikrar talak untuk Pemohon yang tidak datang

Pemohon yang dipanggil untuk Ikrar talak tidak datang, kemudian pada hari lain ia datang.

Pasal 70 ayat (5) UU. No. 7/1989 tentang PA. ?Jika isteri telah mendapatkan panggilan sah atau patut, tetapi tidak datang menghadap sendiri atau tidak mengirim wakilnya, maka suami atau wakilnya dapat mengucapkan ikrar talak tanpa hadirnya isteri atau wakilnya.

 Ada 2 pendapat, yaitu :

  1. Kedatangannya tidak serta merta bisa mengucapkan Ikrar, tetapi dianggap sebagai melapor untuk kesiapannya mengucapkan Ikrar Talak dan membayar biaya panggilan dan dibuatkan PHS. Sedangkan sidang Ikrar talaknya harus didahului dengan pemanggilan lagi kepada kedua pihak (Suami-Isteri / Pemohon-Termohon).
  2. Kedatangannya bisa langsung mengucapkan Ikrar dalam sidang Majelis (catatan : sesuai jadwal sidang). Karena Termohon telah dipanggil dengtan patut dan kehadiran isteri/ Termohon tidak merupakan syarat mutlak untuk ikrar talak dan tidak ada panggilan untuk kedua kali untuk Ikrar (Hensyah). Pengecualian hal ini bila pemohon dihukum dengan pembayaran berupa uang/ barang kepada termohon, maka kehadiran Termohon diperlukan (agar diajak oleh Pemohon atau dipanggil oleh PA) untuk menerima uang/ barang tersebut, kecuali Pemohon telah siap dengan beban tersebut dan bersedia menitipkan ke PA (konsinyasi)
(wk)